Showing posts with label malaikatkecil. Show all posts
Showing posts with label malaikatkecil. Show all posts
Wednesday, 14 October 2009
pantone 292*
aku tak mau lagi bawa lentera
yakin akan akurasi GPS-ku ke arah hatimu
mata pun kupejamkan
pohonpohon tinggal perasaan
jalan seperti awan
oleholeh pun ku tak punya, hanya keringat sedikit dingin di tangan
aku tak sempat pula pakai deodoran
tak sempat sikat gigi
tak sempat mandi
tak sempat melatih teknik ciuman
kemarin cicak jatuh dari langitlangit kamar
ekornya putus
apakah ini pertanda sesuatu ?
aku tahu terasmu tinggal sepuluh depa di depan sana
aku seperti perenang buta
bernama nirwan
berwarna asalasalan
aku akan hancurkan terasmu
bakar atap rumbiamu
biar kita berdua moksa ke dalam pilu
*ditulis sebagai jawaban buat puisi maria ingrid, "warna temaram", di milis bungamatahari
Tuesday, 11 December 2007
Ode to Edo*
Kapan Lagi Rumah Kata?
Thu Sep 6, 2007 12:43 am
mikalejohain
Berdiri di bar dengan kaki menyilang
Siku hangat di atas bekas cangkir kopi seseorang
Dingin botol bir di antara tangan.
Semua ini dulu pernah kudambakan.
Gadis menumpu makan malam di atas rok span
Kata-kata di atas panggung dadakan
Windows Media Player dan cakram bajakan
Seorang teman pemandunya mengatakan:
'Aku yang memberi Ana Karina buku Shel,
aku yang menghapus -en- dari namanya.'
'Aku tak peduli lagi.'
Dan dia membenamkan topinya sampai ke dahi.
Selembar kertas di dinding toilet
Spidol di atas cangkang tisu
Angin dari sela jendela
Dan sekolom permintaan agar hati seorang gadis
Leleh sebelum diminta.
Semua ini, gadis berjaket Adidas,
Seperti menangkap buih
Dari angin pantai yang terlalu keras.
Re: [BungaMatahari] Kapan Lagi Rumah Kata?
Thu Sep 6, 2007 11:57 am
malaikat kecil
Di atas balkon dengan tangan terlipat
Kaki menjejak karpet aus agak berlubang
Silau cahaya di hadap mata
Semua itu telah kutinggalkan
Lelaki menuang impian ke gelas harapan
Menceracau di bangku kesepian
DJ menyentak lalu tiupkan flow ringan
Teman mabuknya mengatakan:
'Aku tak pernah tahu George Eliot adalah perempuan,
aku percaya saja pada tulisannya'.
'Lagi pula kau tak peduli'.
Dan ia membuang mukanya ke pintu toilet.
Selembar tissue di bawah gelas
Pena di tepi asbak
Tarian asap di atas kepala
Dan segudang rasa kosong penuh damba
Tertelan di pangkal tekak sebelum sempat menjadi kata.
Semua ini, Lelaki berT-shirt Kuning,
Seperti memeluk angin
Dari badai gurun.
*kedua sajak (what ever!) ini dimuat di milis bungamatahari pada waktu2 yg tertulis di atas. sajak pertama sekarang berjudul 'Go West Pac', tapi waktu itu imajinasi saya tidak seliar sekarang. blah. sajak jawabannya ditulis oleh malaikat kecil. saya tidak pernah ketemu dia, tidak tahu dia siapa, for all i know malaikat kecil could be a giant of a man. buat edo. obviously.
Thu Sep 6, 2007 12:43 am
mikalejohain
Berdiri di bar dengan kaki menyilang
Siku hangat di atas bekas cangkir kopi seseorang
Dingin botol bir di antara tangan.
Semua ini dulu pernah kudambakan.
Gadis menumpu makan malam di atas rok span
Kata-kata di atas panggung dadakan
Windows Media Player dan cakram bajakan
Seorang teman pemandunya mengatakan:
'Aku yang memberi Ana Karina buku Shel,
aku yang menghapus -en- dari namanya.'
'Aku tak peduli lagi.'
Dan dia membenamkan topinya sampai ke dahi.
Selembar kertas di dinding toilet
Spidol di atas cangkang tisu
Angin dari sela jendela
Dan sekolom permintaan agar hati seorang gadis
Leleh sebelum diminta.
Semua ini, gadis berjaket Adidas,
Seperti menangkap buih
Dari angin pantai yang terlalu keras.
Re: [BungaMatahari] Kapan Lagi Rumah Kata?
Thu Sep 6, 2007 11:57 am
malaikat kecil
Di atas balkon dengan tangan terlipat
Kaki menjejak karpet aus agak berlubang
Silau cahaya di hadap mata
Semua itu telah kutinggalkan
Lelaki menuang impian ke gelas harapan
Menceracau di bangku kesepian
DJ menyentak lalu tiupkan flow ringan
Teman mabuknya mengatakan:
'Aku tak pernah tahu George Eliot adalah perempuan,
aku percaya saja pada tulisannya'.
'Lagi pula kau tak peduli'.
Dan ia membuang mukanya ke pintu toilet.
Selembar tissue di bawah gelas
Pena di tepi asbak
Tarian asap di atas kepala
Dan segudang rasa kosong penuh damba
Tertelan di pangkal tekak sebelum sempat menjadi kata.
Semua ini, Lelaki berT-shirt Kuning,
Seperti memeluk angin
Dari badai gurun.
*kedua sajak (what ever!) ini dimuat di milis bungamatahari pada waktu2 yg tertulis di atas. sajak pertama sekarang berjudul 'Go West Pac', tapi waktu itu imajinasi saya tidak seliar sekarang. blah. sajak jawabannya ditulis oleh malaikat kecil. saya tidak pernah ketemu dia, tidak tahu dia siapa, for all i know malaikat kecil could be a giant of a man. buat edo. obviously.
Labels:
anakarenina,
buma,
dj,
edophilia,
georgeeliot,
henrynixon,
karinwijaya,
malaikatkecil,
mikaeljohani,
ode,
oxalis,
passémon,
rumahkata,
shelsilverstein,
thetruthaboutjakarta,
violet,
westpacific,
windowsmediaplayer
Subscribe to:
Posts (Atom)